Inspektorat Kemenhaj Pantau Langsung Pembangunan Tahap II Gedung Asrama Haji Embarkasi Aceh

Inspektur Wilayah I Kementerian Haji dan Umrah Mayhardy Indra Putra memantau pembangunan tahap II Gedung Kantor UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh di Banda Aceh pada Senin, 19 Januari 2026.

Lingkanews.com | Banda Aceh — Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah melalui Inspektur Wilayah I, Mayhardy Indra Putra, turun langsung memantau pembangunan tahap II Gedung Kantor UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh di Banda Aceh, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai kontrak, tepat waktu, dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Selain itu, Inspektorat Kemenhaj melibatkan tim pendamping dari Kejaksaan Tinggi Aceh agar proses pembangunan berlangsung transparan dan akuntabel. Dengan pendampingan tersebut, seluruh pihak dapat meminimalkan potensi kendala hukum sejak awal pelaksanaan pekerjaan.

Inspektorat dan Kejati Lakukan Pengecekan Lapangan

Pelaksana Tugas Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh, Irsyadi, menjelaskan bahwa Inspektur Wilayah I Kemenhaj bersama Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Aceh, Nilawat, memimpin langsung pengecekan fisik bangunan. Selanjutnya, tim rekanan, pengawas proyek, serta satuan kerja terkait ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Melalui pengecekan bersama ini, seluruh pihak menilai progres pekerjaan secara detail. Dengan cara itu, tim dapat memastikan kualitas bangunan sesuai perencanaan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu disempurnakan.

Progres Pembangunan Dinilai Berjalan Baik

Irsyadi menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik. Bahkan, seluruh pekerjaan memenuhi ketentuan kontrak dan target waktu yang telah ditetapkan sejak awal.

Oleh karena itu, ia berharap Inspektur Wilayah I Kemenhaj dapat memberikan rekomendasi agar pembangunan dapat berlanjut ke tahap berikutnya. Menurutnya, kelanjutan pembangunan sangat penting untuk menunjang efektivitas kerja seluruh pegawai UPT.

Dorong Kelanjutan Pembangunan Tahap III

Lebih lanjut, Irsyadi menegaskan kebutuhan pembangunan tahap III agar seluruh pegawai UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh dapat berkantor di satu gedung. Dengan fasilitas yang memadai, pelayanan kepada jemaah haji diharapkan semakin optimal.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi pendampingan hukum dari Kejati Aceh. Pendampingan tersebut, menurutnya, membantu memastikan pekerjaan selesai tepat waktu, yakni dalam kurun 50 hari sesuai target.

Kejati Tegaskan Komitmen Pendampingan

Dalam rapat bersama setelah pemantauan, Kejati Aceh kembali menegaskan kesiapan untuk memberikan pendampingan hukum pada tahap pembangunan selanjutnya. Dengan komitmen tersebut, seluruh pihak berharap pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai kontrak dan peraturan.

Irsyadi menyambut baik komitmen tersebut. Ia menilai pendampingan berkelanjutan akan memperkuat akuntabilitas serta menjaga kualitas hasil pembangunan.

Inspektur Kemenhaj Apresiasi Kinerja Proyek

Sementara itu, Inspektur Wilayah I Kementerian Haji dan Umrah, Mayhardy Indra Putra, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian pembangunan tahap II Gedung Kantor UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh. Ia menilai tim pelaksana mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai perencanaan.

Selain itu, Mayhardy berharap pengelola dapat segera memanfaatkan gedung tersebut secara optimal. Dengan pemanfaatan maksimal, gedung ini diharapkan mampu menunjang pelayanan dan kinerja kelembagaan, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Kegiatan pemantauan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Haji Aceh, Arijal, bersama jajaran terkait.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!