Bendahara Satker Polda Aceh Ikuti Bimtek Penyusunan LK UAKPA dan LPJ
Lingkanews.com |Banda Aceh — Bendahara pengeluaran bersama staf satuan kerja (Satker) di jajaran Polda Aceh mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan laporan keuangan di Gedung Keuangan Negara Banda Aceh, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari 23 Satker sebagai upaya meningkatkan kualitas dan ketepatan penyusunan laporan keuangan di masing-masing unit kerja.
Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan Satker
Panitia menyelenggarakan Bimtek untuk memperkuat kemampuan teknis bendahara dan staf dalam menyusun laporan keuangan berbasis standar yang berlaku. Peserta mengikuti sesi sejak pagi dengan antusias.
Narasumber menyampaikan materi terkait penyusunan Laporan Keuangan UAKPA dan LPJ, termasuk sinkronisasi data serta penerapan sistem pelaporan berbasis digital.
Kegiatan ini mendorong peningkatan kualitas laporan agar lebih akurat, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas.
Materi Teknis hingga Sistem Digital
Narasumber memaparkan berbagai aspek penting dalam pengelolaan keuangan, mulai dari teknik penyusunan laporan hingga pemanfaatan sistem digital yang terus dikembangkan.
Peserta mempelajari cara mengintegrasikan data keuangan secara sistematis serta menghindari kesalahan dalam pelaporan.
Pendekatan ini membantu Satker menyesuaikan diri dengan tuntutan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara.
Diskusi Interaktif dan Berbagi Pengalaman
Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi. Mereka berbagi pengalaman terkait kendala yang dihadapi di lapangan.
Interaksi ini membuat suasana Bimtek lebih komunikatif dan relevan dengan kebutuhan masing-masing Satker.
Dengan diskusi terbuka, peserta dapat menemukan solusi praktis atas permasalahan teknis yang selama ini dihadapi.
Peserta Nilai Bimtek Sangat Bermanfaat
Salah satu peserta, Aiptu Arjani, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap efektivitas pelaporan keuangan.
“Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, proses penyusunan laporan dapat dilakukan secara lebih efektif, akurat, dan tepat waktu,” ujar Arjani.
Ia berharap kegiatan ini mendorong seluruh bendahara dan staf di jajaran Polda Aceh untuk semakin profesional dalam mengelola dan melaporkan keuangan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM akan mendukung terwujudnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di lingkungan institusi.





