Brimob Polda Aceh Evakuasi Warga di Tengah Banjir Besar yang Melanda Sejumlah Kabupaten
Lingkanews.com | Banda Aceh — Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir besar meluas di sejumlah kabupaten. Bireuen, Bayeun Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, dan Pidie Jaya menjadi daerah yang mengalami dampak terparah dengan ketinggian air mencapai lebih dari tiga meter.
Banjir ini memicu kondisi darurat yang membuat ribuan warga membutuhkan bantuan cepat. Sejumlah rumah warga dilaporkan hanyut terbawa arus, sementara akses jalan menuju beberapa desa terputus dan sulit dilalui kendaraan. Situasi semakin memburuk karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut.
Brimob Polda Aceh Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol Zuhdi Batubara S.I.K., M.Han. memerintahkan seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Ia meminta jajarannya bergerak cepat ke titik banjir untuk menyelamatkan warga yang terjebak di rumah mereka.
Perintah tersebut langsung ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran Brimob di lapangan. Anggota mulai menyisir desa-desa terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Momen Haru Saat Brimob Evakuasi Ibu yang Sedang Menyusui
Sebuah rekaman video amatir memperlihatkan momen haru ketika Komandan Kompi 2 B Pelopor mengevakuasi seorang ibu yang sedang menyusui bayinya di tengah derasnya arus. Sang ibu digendong sambil tetap memegang erat bayinya, sementara air terus mengalir cepat di sekitar mereka.
Petugas menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan secara cepat karena debit air meningkat dalam hitungan menit. Arus kuat membuat proses penyelamatan berlangsung penuh risiko, namun personel Brimob tetap memastikan keselamatan ibu dan bayi tersebut hingga berada di tempat aman.
Brimob Sisir Daerah Terisolasi dan Salurkan Bantuan Darurat
Brimob Polda Aceh melanjutkan penyisiran di berbagai daerah yang terisolasi akibat tingginya air. Mereka memeriksa rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada yang tertinggal di lantai dua atau di atap rumah akibat banjir tiba-tiba.
Selain itu, personel juga mengirimkan bantuan berupa makanan siap saji, air mineral, selimut, dan dukungan medis untuk warga yang terdampak. Upaya ini dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan cepat.
Imbauan Kewaspadaan Menghadapi Cuaca Ekstrem
BMKG menyampaikan bahwa potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah Aceh. Kondisi ini membuat tim Brimob memperketat patroli serta mempersiapkan peralatan penyelamatan tambahan di titik rawan banjir.
Brimob mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Warga diminta segera mengungsi jika air kembali meningkat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat banjir susulan.





