Pelatihan GenMatic, JASA Gandeng Kemenekraf Hadirkan Pemateri TikTok Shop Pertama Kali di Aceh

Pemuda JASA mengikuti pelatihan GenMatic di Hotel Rajawali Lhokseumawe pada Senin, 24 November 2025.

Lingkanews.com | Lhokseumawe — Sebanyak 60 pemuda Aceh Utara yang tergabung dalam Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) mengikuti pelatihan Generasi Muda Melek Teknologi (GenMatic) di Hotel Rajawali, Lhokseumawe, Senin, 24 November 2025. Program ini menghadirkan pemateri khusus TikTok Shop untuk pertama kalinya di Aceh melalui kolaborasi JASA dan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan platform digital secara produktif. Para peserta mengikuti sesi intensif mulai dari strategi konten, promosi, hingga monetisasi melalui fitur TikTok Shop dan afiliasi.

JASA dan Kemenekraf Perkuat Literasi Digital Pemuda Aceh

Sekjend DPP JASA Murhalim SPd menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting bagi pemuda Aceh untuk masuk ke ekosistem ekonomi digital. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kemenekraf menghadirkan pemateri resmi TikTok Shop untuk pertama kalinya di Aceh.

“Mereka kami latih agar mampu memanfaatkan TikTok, khususnya TikTok Shop, sebagai platform yang bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga menghasilkan pendapatan,” ujar Murhalim.

Ia juga menambahkan bahwa JASA ingin mendorong anak muda agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu menjadi kreator yang memahami strategi pemasaran digital.

TikTok Shop Hadir untuk Pertama Kali di Aceh

Pelatihan ini menghadirkan Surya Sastriando selaku Education TikTok Shop and Tokopedia. Peserta mendapatkan materi tentang strategi produksi konten, teknik promosi, pemanfaatan fitur affiliate, serta cara mengoptimalkan branding dan pemasaran produk di TikTok.

Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Rian Syaf turut memberikan apresiasi atas kesediaan TikTok Shop by Tokopedia yang bersedia hadir langsung ke Lhokseumawe. Ia menilai langkah ini menjadi tonggak baru bagi Aceh dalam peningkatan literasi ekonomi digital.

“Kita berhasil menghadirkan TikTok untuk pertama kali di Aceh, langsung ke Lhokseumawe. Jika platform ini dimanfaatkan dengan benar, TikTok mampu memberikan dampak positif dan membuat generasi muda Aceh lebih produktif,” kata Rian.

Komitmen Mengisi Perdamaian dengan Pembangunan SDM

Rian menegaskan komitmennya bersama JASA untuk terus berperan dalam pembangunan SDM Aceh. Menurutnya, generasi muda harus menjadi bagian dari kemajuan teknologi agar mampu bersaing secara nasional.

“Kami memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi mengisi pembangunan Aceh. Bersama Gubernur Muzakir Manaf, kita ingin mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi mudanya,” ungkapnya.

Ia memastikan kegiatan serupa akan terus didorong demi membuka ruang pelatihan digital yang lebih luas.

Pemkab Aceh Utara Dukung Penguatan Ekosistem Digital

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Aceh Utara, Zulkifli, mewakili Bupati Aceh Utara, menegaskan bahwa ekonomi kreatif berbasis digital telah membuka banyak peluang kerja dan usaha baru bagi anak muda.

“Banyak anak muda Indonesia mampu sukses melalui usaha kreatif online. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus mendukung kegiatan seperti ini dengan membangun ruang pembelajaran, kemitraan pendidikan, komunitas kreatif, dan sektor swasta,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan bahwa pihaknya ingin memastikan ekosistem digital di Aceh Utara dapat tumbuh kuat dan berkelanjutan.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!