Polisi Redam Ketegangan di Aceh Tamiang: Warga Blokir Jalan, Petugas Datang Membawa Makanan
Lingkanews.com | Kualasimpang — Personel Posko Tanggap Darurat Polda Aceh yang bertugas di Aceh Tamiang mengambil langkah cepat ketika puluhan warga korban banjir berkumpul di jalan depan Kantor Bupati Aceh Tamiang pada Rabu, 3 Desember 2025. Mereka membagikan makanan langsung kepada warga untuk meredakan situasi yang sempat memanas.
Aksi warga sebelumnya menarik perhatian publik karena mereka memblokir akses masuk Kota Kualasimpang dengan berbaring di badan jalan. Kondisi itu muncul akibat kecemasan terhadap distribusi bantuan yang mereka anggap lamban di tengah situasi banjir besar yang berlangsung sejak awal pekan.
Warga Blokir Jalan Karena Cemas dan Kebutuhan Mendesak
Warga yang terdampak banjir merasa panik karena bantuan untuk kebutuhan dasar datang tidak secepat yang mereka harapkan. Mereka berinisiatif memblokir akses kendaraan logistik sebagai bentuk protes spontan atas kondisi darurat yang mereka alami. Aksi itu membuat beberapa kendaraan pengangkut bantuan terhenti sementara.
Kekhawatiran warga semakin besar karena hujan deras tidak kunjung berhenti, sehingga air banjir terus bertambah di beberapa titik permukiman. Mereka berharap suara protes tersebut dapat mempercepat distribusi makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar lainnya ke wilayah terdampak.
Petugas Polda Aceh Turun Cepat ke Lokasi
Personel Posko Tanggap Darurat Polda Aceh langsung mendatangi titik blokade sambil membawa makanan yang tersedia di posko. Mereka memilih pendekatan dialog dan empati untuk meredakan emosi warga serta memastikan bantuan tetap dapat bergerak. Petugas menyampaikan kondisi logistik yang sedang diatur dan meyakinkan warga bahwa distribusi tidak berhenti.
Langkah cepat itu terbukti efektif. Warga menerima makanan yang diberikan petugas dan mulai membubarkan diri tanpa menimbulkan ketegangan lanjutan. Truk-truk logistik kembali melanjutkan perjalanan menuju wilayah yang masih terisolasi banjir.
Pernyataan Resmi Polda Aceh Mengenai Penanganan di Lapangan
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa pembagian makanan menjadi bagian dari komunikasi kemanusiaan yang dilakukan petugas. Ia menegaskan bahwa pendekatan itu dipilih agar warga tetap merasa diperhatikan dan tidak mengalami kepanikan berkepanjangan. “Setelah dibagikan makanan, masyarakat membubarkan diri dengan tertib dan truk logistik dapat melanjutkan perjalanan,” ujar Joko.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan tersebut bukan hanya sekadar penanganan situasional, melainkan bentuk komitmen Polri dalam memastikan masyarakat mendapatkan bantuan tepat waktu. Menurutnya, langkah itu diambil untuk mempertahankan stabilitas di tengah situasi bencana yang memerlukan respon cepat dan terukur.
Polri Tegaskan Pendekatan Humanis Dalam Situasi Darurat
Polda Aceh menekankan bahwa seluruh personel yang diturunkan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap tindakan lapangan. Joko mengatakan bahwa respon cepat itu menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pihak yang memastikan keselamatan warga tetap terjaga. “Respons cepat, tindakan terukur, dan pendekatan humanis yang dilakukan Polri menunjukkan bahwa mereka selalu memprioritaskan sisi kemanusiaan,” ujarnya.
Upaya tersebut sekaligus memastikan bahwa proses distribusi bantuan berjalan lancar, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak parah. Polri menegaskan akan tetap berada di garis depan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.
- aksi blokir jalan
- banjir aceh tamiang
- banjir desember aceh
- bantuan banjir Aceh
- distribusi logistik aceh
- Kabid Humas Polda Aceh
- komunikasi humanis polri
- kondisi kualasimpang
- laporan lapangan aceh
- penanganan bencana aceh
- Polda Aceh
- posko tanggap darurat
- respon cepat polri
- situasi darurat banjir
- warga terdampak banjir





