Tower Arun–Bireuen Roboh Diterjang Banjir Bandang, PLN Jelaskan Penyebab Pemadaman Listrik Meluas di Aceh

Lingkanews.com | Banda Aceh — Pemadaman listrik berkepanjangan kembali terjadi di sejumlah wilayah Aceh sejak Rabu pagi. Pemadaman itu muncul setelah tower transmisi 150 kV pada jalur Arun–Bireuen roboh akibat banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut.

Warga di Banda Aceh dan Aceh Besar mulai mengalami pemadaman sejak pukul 08.30 WIB. Hingga malam hari proses pemulihan masih berlangsung dan belum seluruh wilayah mendapat pasokan kembali.

Penjelasan Awal PLN Terkait Tower Roboh

PLN Aceh memastikan banjir bandang menjadi penyebab utama runtuhnya tower transmisi di Kecamatan Juli, Bireuen. Kerusakan itu memutus jalur distribusi listrik yang menyalurkan daya ke berbagai daerah di Aceh.

“Bencana alam ini mengakibatkan pasokan listrik sebagian wilayah Aceh mengalami gangguan,” kata Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, dalam keterangannya.
“Kerusakan tower ini berdampak signifikan pada pasokan listrik. Kami memprioritaskan percepatan pemulihan agar layanan segera pulih,” ujar Lukman.

Dampak Pemadaman Meluas ke Wilayah Pesisir

Pemadaman listrik berdampak luas ke pesisir timur Aceh dan sejumlah wilayah lain. Layanan internet juga ikut melemah di banyak daerah karena tergantung pada pasokan listrik.

Pantauan lapangan menunjukkan cuaca buruk dan hujan deras memperlambat mobilitas teknisi. Lumpur dan genangan air membuat proses penanganan pada titik tower yang roboh berjalan lebih hati-hati.

Banjir Meluas di Banyak Kabupaten

Banjir terjadi di Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, Pidie Jaya, Langsa, dan Aceh Singkil. Air tinggi memutus beberapa akses jalan utama, termasuk jalur Medan–Banda Aceh yang harus berjalan perlahan karena genangan.

Cuaca ekstrem membuat kondisi infrastruktur kelistrikan rentan. Runtuhnya tower transmisi pada jalur utama menunjukkan tingginya tekanan banjir bandang terhadap jaringan kelistrikan daerah.

Upaya Pemulihan Intensif oleh PLN

PLN UID Aceh menerjunkan seluruh personel teknis ke lapangan untuk memperbaiki kerusakan. Mereka bekerja bertahap untuk menormalkan kembali sistem transmisi Arun–Bireuen.

“Upaya pemulihan pasokan listrik secara bertahap akibat banjir bandang yang mengakibatkan tower transmisi 150 kV pada ruas Arun–Bireuen roboh,” kata Lukman.
Ia menegaskan bahwa tim bekerja tanpa henti demi memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!