Tanggap Cuaca Ekstrem, Wakil Wali Kota Banda Aceh Serahkan Life Jacket ke Nelayan

Lingkanews.com | Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan para nelayan. Pada Rabu, 23 Juli 2025, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah menyerahkan langsung bantuan life jacket (pelampung keselamatan) kepada nelayan Gampong Alue Naga. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme di kawasan pesisir yang selama ini menjadi titik sentral aktivitas nelayan Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Afdhal menyampaikan bahwa kehadirannya bukan semata-mata untuk seremonial, melainkan sebagai bentuk keterlibatan nyata pemerintah dalam mendengar suara para nelayan. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh membuka ruang seluas-luasnya untuk berdialog secara langsung.

“Kami hadir untuk mendengar, berdiskusi, dan menyerap aspirasi dari saudara-saudara nelayan. Kami ingin mengetahui langsung tantangan yang dihadapi di laut,” ujarnya dengan tegas.

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Prioritas Keselamatan

Melalui kegiatan ini, Pemkot Banda Aceh juga merespons kondisi cuaca yang akhir-akhir ini semakin tidak menentu. Gelombang tinggi, hujan deras, dan angin kencang semakin sering terjadi. Dalam situasi tersebut, Wakil Wali Kota Afdhal mengingatkan agar para nelayan lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas melaut.

“Kami memahami betul betapa sulitnya kondisi saat ini. Cuaca tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, kami menghimbau seluruh nelayan untuk melaut sesuai prosedur dan memprioritaskan keselamatan,” tutur Afdhal.

Sebagai bentuk nyata dari imbauan tersebut, Pemkot bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh menyalurkan puluhan unit life jacket. Peralatan ini akan membantu nelayan meningkatkan keamanan saat menghadapi potensi cuaca ekstrem di laut.

Apresiasi untuk Peran Ekonomi Nelayan

Di akhir kegiatan, Afdhal menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar para nelayan dalam membangun perekonomian kota. Ia menyadari bahwa sektor perikanan menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat pesisir. Karena itu, pemerintah daerah terus mencari cara untuk meningkatkan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan, akses pasar, maupun bantuan logistik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas semangat dan kerja keras nelayan kita. Tanpa mereka, sektor kelautan dan perikanan tidak akan berkembang. Kami akan terus berupaya menghadirkan program-program yang menyejahterakan,” ungkapnya penuh optimisme.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula sejumlah tokoh penting. Di antaranya Asisten II Setda Aceh Zulkifli, Kadis Perikanan dan Kelautan Aceh Aliman, Kadis Perikanan dan Kelautan Banda Aceh Nurdin, Camat Syiah Kuala T.M. Syukri, dan Panglima Laot Aceh Miftahuddin Cut Adek. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kota, dan tokoh adat dalam membangun sektor kelautan yang lebih tangguh.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!