Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil Ingatkan CPNS: Jadi Abdi Negara dan Masyarakat dengan Moral Baik

Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil berfoto bersama peserta Latsar CPNS di Ilona Boutique Hotel, Aceh Besar.

Lingkanews.com | Jantho — Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, Bahrul Jamil, menegaskan pentingnya moralitas dan integritas bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Ia berharap setiap CPNS mampu menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik.

Hal itu disampaikan Bahrul Jamil saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Formasi Umum di Ilona Boutique Hotel, Gampong Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu, 8 November 2025. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kemampuan teknis dan profesionalisme seorang aparatur sipil negara (ASN) harus dibarengi dengan keimanan serta ketakwaan yang kokoh.

ASN Harus Miliki Moral, Iman, dan Takwa yang Kuat

Menurut Bahrul, seorang ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi juga teladan bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar setiap CPNS menanamkan nilai-nilai moral yang kuat agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.

Ia juga menyinggung persoalan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang sering mencoreng wajah birokrasi. Bahrul menegaskan bahwa praktik KKN muncul akibat lemahnya iman dan kurangnya rasa takut kepada Tuhan. Karena itu, ia mengajak para CPNS untuk memperkuat ketakwaan agar terhindar dari perilaku menyimpang.

“Budaya KKN muncul karena menipisnya keimanan dan ketakwaan dalam diri seseorang. Maka, mempertebal iman dan takwa menjadi kunci agar hidup menjadi indah dan mudah,” ujar Bahrul dengan tegas.

Latsar CPNS Jadi Wadah Pembentukan Karakter Aparatur Profesional

Sementara itu, Kepala BKPSDM Aceh Besar, Drs. H. Asnawi, menjelaskan bahwa pelatihan dasar CPNS merupakan tahap penting dalam membentuk karakter aparatur yang profesional, berintegritas, dan beretika. Ia menyebutkan, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

“Pelatihan ini menjadi landasan bagi para CPNS agar siap melaksanakan tugas secara profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” kata Asnawi.

Asnawi juga menekankan bahwa pembinaan terhadap ASN tidak berhenti setelah Latsar berakhir. Ia menyebutkan bahwa peningkatan kompetensi dan etika kerja harus menjadi proses berkelanjutan agar pelayanan publik semakin optimal dan masyarakat semakin percaya kepada pemerintah.

Harapan Pemerintah Daerah terhadap Generasi ASN Baru

Kegiatan Latsar CPNS Formasi Umum Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tahun 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi aparatur muda yang tangguh dan siap mengabdi dengan sepenuh hati. Bahrul Jamil berharap agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu, sikap, dan nilai yang diperoleh selama pelatihan dalam tugas-tugas pemerintahan.

Ia mengingatkan, menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah pengabdian yang menuntut loyalitas kepada bangsa dan rakyat. Dengan moralitas tinggi, para ASN muda diharapkan mampu menjadi bagian dari perubahan positif dalam birokrasi Aceh Besar.

Rangkaian kegiatan penutupan Latsar CPNS tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari BKPSDM Aceh Besar serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!