Pemerintah Aceh Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana, Posko Hidrometeorologi 2025 Beroperasi 24 Jam

Murthalamuddin Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025

Lingkanews.com | Banda Aceh — Pemerintah Aceh resmi membentuk Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 sejak 27 November 2025 sebagai pusat koordinasi utama penanganan bencana di seluruh Aceh. Posko ini bekerja penuh selama 24 jam untuk mempercepat penyebaran informasi, pengendalian operasi darurat, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Juru Bicara Pos Komando, Murthalamuddin, mengatakan bahwa posko yang dipusatkan di lantai 3 Kantor Gubernur Aceh telah aktif menangani laporan masyarakat sejak hari pertama.

Penguatan Koordinasi Lintas Instansi

Murthalamuddin menjelaskan bahwa posko ini menjadi simpul koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan relawan. Informasi yang masuk langsung diteruskan kepada perangkat terkait untuk mendapatkan respons cepat.

“Pos Komando ini kami bentuk untuk memudahkan koordinasi dan memastikan seluruh informasi bencana tersebar dengan cepat dan tepat. Setiap laporan yang masuk langsung kami tindaklanjuti,” kata Murthalamuddin.

Ia menambahkan bahwa masyarakat juga dapat melaporkan kondisi darurat melalui nomor 0852 6066 9328, yang terhubung langsung dengan petugas posko selama 24 jam.

Akselerasi Pemulihan dan Distribusi Logistik

Menurutnya, Pemerintah Aceh terus bekerja mempercepat penyaluran logistik ke wilayah-wilayah yang terdampak. Setiap SKPA dan tim relawan di lapangan dikoordinasikan agar distribusi berjalan lancar dan tidak ada wilayah yang terabaikan.

“Fokus kami memastikan bahwa setiap warga menerima bantuan logistik yang memadai, terutama di daerah yang aksesnya terganggu,” ujarnya.

Ajak Relawan Perkuat Sinergi Lapangan

Murthalamuddin juga mengajak seluruh lembaga kemanusiaan dan relawan agar berkordinasi langsung dengan posko agar upaya tanggap darurat berjalan seragam dan terarah.

“Kami mengundang semua pihak untuk bersinergi melalui Pos Komando ini. Sinergi sangat penting agar penanggulangan bencana berjalan lebih efektif,” tutur Murthalamuddin.

Komitmen Pelayanan Publik Selama Darurat

Ia menegaskan bahwa keberadaan Pos Komando merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Aceh dalam memberikan pelayanan maksimal selama masa darurat.

“Pemerintah Aceh terus bekerja untuk memulihkan situasi dan memastikan masyarakat menerima bantuan yang mereka butuhkan,” tegasnya.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!