News

Pemerintah Aceh Bantah Menteri ESDM: Klaim Pemulihan Listrik 93 Persen Dinilai Tak Sesuai Fakta

Lingkanews.com | Banda Aceh — Pemerintah Aceh membantah pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut pemulihan listrik di Aceh telah mencapai 93 persen. Pemerintah menilai data itu tidak sesuai kondisi lapangan dan menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat. Penjelasan resmi ini muncul karena banyak warga mempertanyakan perbedaan informasi tersebut.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyebut pernyataan Bahlil berpotensi membuat masyarakat kecewa. Ia menegaskan bahwa situasi pascabencana membutuhkan informasi akurat untuk menjaga ketenangan publik dan menghormati kerja keras petugas PLN di lapangan.

Pemerintah Aceh Luruskan Data Pemulihan

Muhammad MTA menjelaskan bahwa laporan Bahlil tidak sejalan dengan kondisi teknis yang dicatat PLN. Ia menyebut kesalahan informasi dapat memicu penilaian negatif dari masyarakat kepada petugas yang sedang bekerja siang dan malam. Ia meminta semua pejabat memeriksa data sebelum menyampaikannya kepada publik.

Pemerintah Aceh menilai pelurusan informasi menjadi langkah penting agar masyarakat memahami perkembangan pemulihan listrik dengan tepat. Langkah ini juga membantu menjaga komunikasi antara pemerintah, PLN, dan warga terdampak.

Pemulihan Listrik Belum Capai 93 Persen

Menurut MTA, suplai listrik ke jaringan menengah di Aceh hanya mencapai 60 hingga 70 persen. Ia menyebut angka tersebut berdasarkan laporan terbaru PLN pada Minggu malam. Ia menambahkan bahwa angka ini berbeda jauh dari klaim 93 persen yang disampaikan Menteri ESDM kepada Presiden.

Ia menjelaskan bahwa Banda Aceh baru mencapai tingkat penyalaan 35 sampai 40 persen. Pemerintah Aceh memprediksi penyalaan penuh dapat terjadi dalam satu atau dua hari setelah suplai tegangan tinggi dari Arun kembali stabil.

Sejumlah Wilayah Masih Terhambat

MTA menyebut beberapa wilayah masih mengalami kendala berat. Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur berada di bawah 40 persen karena kerusakan jaringan menengah yang cukup parah. Daerah-daerah ini membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali normal.

Sementara itu, Kota Lhokseumawe sudah mencapai 75 persen. Wilayah Barat–Selatan berada pada kisaran 70 sampai 80 persen. Beberapa titik masih menunggu perbaikan lanjutan pada jaringan distribusi.

Petugas PLN Terus Kerja Ekstra

Hampir 1.000 petugas PLN dari berbagai daerah kini bekerja di Aceh. Mereka memperbaiki jaringan yang rusak akibat banjir dan longsor. MTA meminta masyarakat tetap memberi ruang dan dukungan kepada para petugas agar pemulihan bisa selesai lebih cepat.

Ia juga mengingatkan pejabat agar berhati-hati saat menyampaikan informasi publik. Menurutnya, kondisi bencana menuntut kejelasan data karena informasi yang tidak tepat dapat memengaruhi psikologis masyarakat dan kepercayaan kepada pemerintah.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!