Bhayangkari Aceh Salurkan Bantuan Banjir Melalui Laut dan Darat
Lingkanews.com | Banda Aceh — Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat terdampak banjir di berbagai wilayah Aceh, Kamis, 4 Desember 2025. Ia bersama pengurus Bhayangkari memberangkatkan bantuan menggunakan Kapal Polisi Wisanggeni 8005 melalui Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar.
Rombongan Bhayangkari tidak hanya memaksimalkan jalur laut, tetapi juga turun langsung menemui warga terdampak banjir di Pidie dan Pidie Jaya. Kehadiran mereka disambut masyarakat dengan penuh haru dan rasa syukur di tengah situasi sulit pascabencana.
Bantuan Berangkat Menggunakan Kapal Wisanggeni 8005
Bantuan diberangkatkan dari Pelabuhan Malahayati sebagai upaya menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolir akibat kerusakan akses darat. Penggunaan Kapal Polisi Wisanggeni 8005 dipilih karena jalur laut menjadi alternatif paling memungkinkan di tengah keterbatasan mobilitas.
Pengurus Bhayangkari bekerja bersama personel kepolisian untuk memastikan proses pemuatan bantuan berjalan cepat. Mereka menyiapkan paket bantuan yang berisi berbagai kebutuhan mendesak untuk masyarakat yang belum terjangkau bantuan sebelumnya.
Kunjungan Langsung ke Pidie dan Pidie Jaya
Selain menyalurkan bantuan melalui laut, Ny. Ira Marzuki dan rombongan turun langsung ke sejumlah posko pengungsian di Pidie dan Pidie Jaya. Mereka menyerahkan bantuan secara tatap muka kepada warga, terutama kelompok rentan seperti balita, ibu, dan anak-anak.
Kunjungan itu berjalan penuh empati. Masyarakat menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bhayangkari yang datang ketika mereka sangat membutuhkan perhatian. Ketua Bhayangkari memastikan bahwa dukungan kemanusiaan akan terus disalurkan secara berkala.
Isi Bantuan dan Upaya Menjangkau Wilayah Terisolir
Berbagai kebutuhan mendesak seperti air mineral, susu UHT, biskuit, makanan bayi, popok, pembalut, pakaian baru, pakaian layak pakai, dan perlengkapan dasar lainnya menjadi bagian dari paket bantuan. Barang-barang tersebut dibutuhkan masyarakat yang hingga kini masih kesulitan memperoleh pasokan sehari-hari.
Dengan banyaknya titik yang terputus aksesnya, sebagian distribusi juga dilakukan melalui jalur udara menuju wilayah Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, dan daerah lain yang sulit dijangkau. Langkah ini memastikan bantuan tetap sampai ke tangan warga meski infrastruktur darat belum pulih sepenuhnya.
Pesan Kemanusiaan dari Ketua Bhayangkari Aceh
Ny. Ira Marzuki menyampaikan rasa duka dan empatinya kepada seluruh korban banjir. Ia berharap masyarakat tetap tabah menghadapi cobaan dan yakin bahwa Aceh mampu bangkit kembali setelah masa-masa sulit ini.
“Kami turut merasakan duka masyarakat yang terdampak banjir. Semoga tetap tabah dan tawakkal dalam menghadapi ujian ini. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan sedikit keringanan, terutama bagi balita, ibu, dan anak-anak yang sangat membutuhkan uluran tangan saat ini. InsyaAllah, Aceh akan bangkit kembali,” kata Ny. Ira Marzuki.
Aksi kemanusiaan Bhayangkari Polda Aceh tersebut memperlihatkan bahwa solidaritas tetap hidup di tengah bencana. Upaya itu juga menjadi penguat moral dan bentuk nyata bahwa masyarakat tidak ditinggalkan dalam menghadapi musibah.





