Pertamina dan Pemkot Banda Aceh Gelar Operasi Pasar Elpiji untuk Stabilkan Pasokan Pascabanjir
Lingkanews.com | Banda Aceh — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara bersama Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar operasi pasar elpiji bersubsidi dan non-subsidi di empat titik strategis. Langkah ini digerakkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pascabanjir dan memastikan pasokan tetap terjangkau.
Operasi pasar tersebut menjadi upaya cepat mengantisipasi kelangkaan gas rumah tangga yang sempat dirasakan warga. Pertamina memastikan stok aman sementara pemerintah kota menjaga agar distribusi berlangsung menyeluruh tanpa penumpukan.
PT Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Pemkot Banda Aceh menjalankan operasi pasar elpiji di Kecamatan Kuta Alam, Meuraxa, Baiturrahman, dan Pasar Tani. Empat titik ini dipilih karena berada dekat kawasan padat penduduk dan terdampak banjir sehingga kebutuhan energi meningkat.
Operasi ini menyediakan elpiji bersubsidi dan non-subsidi dengan total 2.800 tabung. Warga dapat memilih varian tabung sesuai kebutuhan sehingga beban terhadap stok bersubsidi dapat terkelola dengan baik.
Stok Aman dan Distribusi Diperluas
Sales Area Manager Retail Aceh, Misbah Bukhori, pada Sabtu, 6 Desember 2025 memastikan stok LPG berada dalam kondisi aman. Ia menyatakan distribusi digerakkan merata ke seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh.
Ia juga meminta masyarakat membeli tabung secukupnya untuk menjaga asas pemerataan. Pertamina berkomitmen memasok gas ke seluruh pangkalan resmi di Banda Aceh dan Aceh Besar agar distribusi tidak tersendat.
Pembatasan Pembelian untuk Pemerataan
Pemerintah Kota Banda Aceh menerapkan pembatasan pembelian satu tabung per kepala keluarga untuk memastikan seluruh warga mendapatkan jatah. Kebijakan ini diterapkan di seluruh titik operasi pasar agar tidak terjadi ketimpangan distribusi.
Harga tabung bersubsidi ditetapkan Rp 18.000. Pemerintah kota dan Pertamina melakukan pemantauan langsung untuk menekan potensi penyimpangan harga, terutama di wilayah yang pascabanjir sempat sulit diakses.
Komitmen Pertamina Menjaga Ketahanan Energi
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa upaya distribusi ini sejalan dengan komitmen mempertahankan ketahanan energi di Aceh. Semua langkah dilakukan melalui koordinasi intens dengan Pemkot Banda Aceh dan jejaring distribusi Pertamina.
Ia berharap serangkaian langkah tersebut dapat memulihkan kondisi pasokan secepat mungkin. Pertamina terus mengupayakan pengiriman gas dari wilayah sekitar guna memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.





