Relawan Ikhwan Seulanga Bahagia Awali Tahun 2026 dengan Aksi Bersih SDN 2 Idi Rayeuk

Relawan Ikhwan Seulanga Bahagia membersihkan SDN 2 Idi Rayeuk

Lingkanews.com | Aceh Timur — Relawan Ikhwan Seulanga Bahagia mengawali tahun baru 2026 dengan aksi nyata membersihkan SDN 2 Kampung Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Kamis, 1 Januari 2026. Para relawan turun langsung membantu pemulihan sekolah pascabanjir yang meninggalkan lumpur tebal dan merusak fasilitas pendidikan.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan relawan Yayasan Ikhwan Seulanga Bahagia yang tergabung dalam koordinasi BPBA. Ketua relawan, Haspiana Hanafiah, SE, atau yang akrab disapa Kak As PA, memimpin langsung kegiatan sejak pagi hingga sore hari.

Puluhan Relawan Turun Langsung Sejak Pagi

Sebanyak 24 relawan dari Idi Rayeuk dan Aceh Timur mengikuti kegiatan ini. Para guru serta Kepala SDN 2 Idi Rayeuk, Muhammad, ikut bergabung membersihkan area sekolah yang terdampak lumpur.

Relawan memulai pekerjaan pukul 08.00 WIB dan menyelesaikan kegiatan sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka membersihkan ruang kelas, memindahkan perabot rusak, serta mengangkat lumpur yang menutup lantai dan halaman sekolah.

“Kami tidak ingin sekolah ini terlalu lama terbengkalai. Anak-anak harus segera bisa kembali belajar,” ujar Haspiana Hanafiah di sela kegiatan.

Lumpur Tebal Rusak Fasilitas Sekolah

Tim relawan menemukan lumpur setebal sekitar 20 sentimeter di dalam ruang kelas. Di halaman sekolah, lumpur menumpuk hingga hampir 40 sentimeter.

Relawan membersihkan lima ruang kelas, satu perpustakaan, dua ruang guru, dan satu ruang kepala sekolah. Banjir merusak buku pelajaran, arsip sekolah, lemari pustaka, piala penghargaan, serta peralatan kantor seperti komputer dan laptop.

“Kondisinya sangat berat. Banyak dokumen dan buku tidak bisa diselamatkan. Namun kami fokus membersihkan agar sekolah bisa segera digunakan,” kata Kepala SDN 2 Idi Rayeuk, Muhammad.

Dukungan Relawan Lintas Kabupaten

Aksi ini mendapat dukungan koordinator relawan lintas wilayah. Muhammad Khusyairi mengoordinasikan Aceh Utara, Rafika Zahara memimpin Aceh Timur, dan Khairanti mengoordinasikan Aceh Tamiang sekaligus sebagai Ketua Muallem Center Aceh Tamiang.

Koordinasi lintas daerah ini mempercepat pengerahan relawan dan distribusi tenaga di lapangan.

Komitmen Pulihkan Pendidikan Pascabencana

Relawan menegaskan komitmen mereka untuk terus membantu pemulihan fasilitas umum, khususnya sektor pendidikan. Mereka berharap aksi ini mendorong semangat guru dan siswa untuk bangkit setelah bencana.

“Kami ingin tahun 2026 dimulai dengan harapan. Sekolah adalah masa depan anak-anak. Itu alasan kami turun hari ini,” tutup Haspiana.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!