Remaja Asal Abdya Terseret Arus di Pantai Leupung Aceh Besar Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR mengevakuasi jasad remaja yang ditemukan meninggal di kawasan Pantai Leupung, Aceh Besar, Minggu (18 Januari 2026).

Lingkanews.com | Jantho — Remaja asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Ahmad Furqan, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Pantai Krueng, Desa Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (18/1/2026).

Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 09.50 WIB dalam kondisi terapung di ujung tebing kawasan Riting. Lokasi penemuan berjarak sekitar tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Basarnas Temukan Korban di Ujung Tebing Riting

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, membenarkan penemuan jasad remaja berusia 17 tahun tersebut. Setelah ditemukan, tim langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban ditemukan terapung di ujung tebing Riting sekitar pukul 09.50 WIB dan langsung kami evakuasi ke RSUD Zainoel Abidin,” ujar Ibnu Harris.

Ia menjelaskan, operasi pencarian memasuki tahap lanjutan sejak pagi hari setelah korban belum ditemukan pada hari pertama pencarian.

Pencarian Libatkan Tim Laut, Darat, dan Drone Thermal

Basarnas Banda Aceh membagi tim pencarian menjadi dua kelompok untuk mempercepat proses evakuasi. Tim laut menggunakan perahu karet untuk menyisir perairan hingga radius dua mil laut dari lokasi kejadian.

Sementara itu, tim darat menyusuri sepanjang satu kilometer garis pantai. Selain itu, tim juga mengerahkan drone thermal guna memperluas jangkauan pemantauan dari udara.

“Operasi pencarian kami mulai sejak pukul 08.00 WIB. Tim laut dan darat bergerak bersamaan dengan dukungan drone,” jelas Ibnu Harris.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah jasad korban terlihat terapung di perairan sekitar tebing Riting.

Korban Hilang Saat Mandi di Pantai Krueng

Sebelumnya, Ahmad Furqan dilaporkan hilang pada Sabtu siang, 17 Januari 2026. Saat kejadian, korban diketahui tengah mandi di laut bersama temannya di kawasan Pantai Krueng, Kecamatan Leupung.

Namun, arus laut tiba-tiba menguat dan menarik korban ke tengah laut. Teman korban tidak mampu menolong dan segera melaporkan peristiwa tersebut kepada warga setempat dan petugas.

Sejak laporan diterima, Basarnas bersama unsur SAR gabungan langsung melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Berikan Komentar
error: Content is protected !!